Skip to main content
Kode Kursus
BNPB101
Kursus Dimulai
Oct 07, 2019
Kursus Berakhir
Nov 10, 2019
Estimasi Waktu Belajar
1 Jam/Minggu
Harga
Free

Tentang Kursus

Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang secara geografis dan klimatologi mempunyai tantangan untuk melindungi dan memperkuat masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pergerakan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo Australia di bagian selatan, lempeng Samudera Pasifik di sebelah timur, lempeng Eurasia di sebelah utara (dimana disebagian besar wilayah Indonesia) dan disertai daerah aliran sungai (5.590 DAS) mengakibatkan risiko bencana geologi seperti gempabumi, tsunami, letusan gunung api (127 gunung api aktif) maupun gerakan tanah/ longsor. Dampak pemanasan global dan pengaruh perubahan iklim pada wilayah perairan laut Indonesia cenderung menimbulkan potensi terjadinya berbagai jenis bencana hidrometeorologi, seperti banjir, kekeringan, cuaca dan gelombang ekstrem, abrasi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tingginya potensi ancaman dan jumlah masyarakat yang terpapar risiko bencana menyebabkan perlunya meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat secara terus menerus sehingga masyarakat di seluruh Indonesia dapat mengetahui bagaimana harus merespon dalam menghadapi situasi kedaruratan bencana.

Berdasarkan survei pada kejadian gempabumi Hanshin-Awaji Jepang tahun 1995 menunjukkkan bahwa 34,9 % korban dapat selamat karena upaya penyelamatan diri mandiri; 31,9 % selamat dengan bantuan anggota keluarga; 28,1% selamat karena pertolongan teman/tetangga; 2,6 % selamat ditolong oleh orang yang pada saat kejadian dekat dengan korban; 1,7 % dibantu oleh tim penyelamat. Survei tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar korban selamat adalah karena dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya terutama keluarga, bukan dari tim penolong. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan ketrampilan masyarakat, khususnya keluarga menjadi kunci utama keselamatan dalam menghadapi bencana. Sehingga menjadi penting untuk diselenggarakan kursus untuk lingkup keluarga dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Mengapa Anda Perlu Mengikuti Kursus Ini

Kursus ini dapat memberi pengetahuan kepada setiap keluarga tentang potensi ancaman bencana di sekitarnya dan memberi keterampilan penyelamatan diri pada situasi darurat bencana

Terdapat forum diskusi pada kursus ini. Siswa dapat memberikan tanggapan maupun pertanyaan pada forum diskusi tersebut. Silahkan ajak rekan yang lain untuk aktif dalam form diskusi.

Selamat mengikuti kursus.

Jadwal Kursus

  • Minggu 1

    Pendahuluan tentang konsep, jenis dan karakteristik bencana

  • Minggu 2

    Memahami dan menemukenali potensi ancaman bencana di sekitar kita

  • Minggu 3

    Menyusun rencana kesiapsiagaan keluarga untuk menghadapi bencana

  • Minggu 4

    Mitigasi praktis bencana gempabumi, banjir dan kebakaran

Instruktur Kursus

Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Sc. sebagai koordinator instruktur yang didukung oleh empat instruktur lain, diantaranya:

1. Ir. Bernardus Wisnu Widjaja, M.Sc.,

2. Dr. Fitriana Suprapti

3. R. Theodora Eva Yuliana Aritonang, A.Ks, M.Si (Han)

4. Apriyuanda Bayu Pradana, STP, M.Sc

Berikut profil mereka selengkapnya:


Instructor

Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Sc.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB

Agus Wibowo adalah Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana di BNPB. Setelah menempuh pendidik S1 di Teknik Sipil UGM Yogyakarta, beliau melanjutkan pendidikan S2 bidang Teknologi Informasi Geospasial di University of Twente, Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation (ITC) dan Wageningen Agricultural University (WAU) Belanda, dan program Doktoral bidang Teknologi Geomatika Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS Surabaya. Dari tahun 1992 sampai dengan 2012 beliau bekerja di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai perekayasa bidang teknologi inventarisasi untuk sumberdaya alam khususnya dalam teknologi system informasi geografis dan penginderaan jauh. Sejak Februari 2012 pindah ke BNPB sebagai kepala bidang data dan informasi, Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan sejak 2018 sebagai Kepala Pusdiklat Penanggulangan Bencana.

Instructor

Ir. Bernardus Wisnu Widjaja, M.Sc.

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB

Setelah menempuh Pendidikan S1 Geologi di UGM Yogyakarta, beliau melanjutkan S2 bidang Teknik Geologi di Universitas Leeds Inggris. Beliau telah berkiprah dalam bidang penanggulangan bencana sejak tahun 2002.Beberapa pengalaman bekerja beliau adalah pernah menjadi Ketua Pokja Asistensi Teknis Mitigasi Bencana di Ristek, kemudian di tahun 2002-2007 pernah menjadi kabag Mitigasi Bencana Alam di Bakornas PB, tahun 2007-2008 menjadi Kasubdit Teknik Mitigasi Bencana di Bakornas PB, kemudian Beliau menjadi Direktur Pengurangan Risiko Bencana di BNPB sejak 2008 sampai 2010, pernah juga menjadi Kapusdiklat PB BNPB tahun 2012-2014.

Instructor

Dr. Fitriana Suprapti

Sekretaris Jendral Jakarta Rescue

Jakarta Rescue merupakan organisasi kemanusiaan bersifat mandiri yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, bencana sosial maupun alam dengan fokus memberdayakan masyarakat dan pemuda seluruh Indonesia melalui pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan penyelamatan. Beliau aktif sebagai pengajar untuk materi praktik mitigasi dan penyelamatan kepada berbagai pihak.

Instructor

R. Theodora Eva Yuliana Aritonang, A.Ks, M.Si (Han)

Widyaiswara di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Beliau menempuh studi Kesejahteraan Sosial D IV di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial pada tahun 1999, kemudian melanjutkan studi S2 pada Manajemen Bencana untuk Keamanan Nasional di Universitas Pertahanan pada tahun 2012. Pengalaman Bekerja Beliau diantaranya sebagai Kasubbid Kurikulum di Pusdiklat PB BNPB. Pelatihan yang pernah Beliau ikuti diantaranya adalah Incident Command System Excercise Design tahun 2013, Mentawai Megatrust Relief Excercise tahun 2014, dan Management of Training tahun 2014.

Instructor

Apriyuanda Bayu Pradana, STP, M.Sc.

Widyaiswara di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Beliau lahir 35 tahun yang lalu, lulus S1 di Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya tahun 2006. Kemudian Beliau melanjutkan program master di Universitas Gajah Mada dalam program studi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Beliau mengampu beberapa materi pelatihan kebencanaan, beberapa diantaranya adalah konsepsi bencana, prinsip dasar penanggulangan bencana, karakteristik bencana, dan sistem nasional penanggulangan bencana.


Enroll