Skip to main content
Kode Kursus
BNPB102
Kursus Dimulai
Mar 23, 2020
Kursus Berakhir
May 31, 2020
Estimasi Waktu Belajar
1 Jam/Minggu
Harga
Free

Tentang Kursus

Peristiwa bencana alam yang sering menerjang Indonesia menjadikan negara ini salah satu negara yang rawan terhadap bencana. Sejarah kebencanaan Indonesia menunjukkan bahwa sejak tahun 1629 hingga saat ini, bencana adalah suatu keniscayaan yang akan terus terjadi di negara kita. Letak Indonesia yang berada di Kawasan Cincin Api Pasifik, secara geografis dan klimatologis mempunyai tantangan tersendiri terhadap tingginya potensi ancaman dan jumlah masyarakat yang terpapar risiko bencana. Sehingga kita wajib untuk meningkatkan kemampuan menyelamatkan diri terhadap ancaman bencana yang akan terjadi.

Kursus online in merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana awal tahun 2019 di Surabaya, yaitu:

  • 1. Perencanaan, rancangan dan pembangunan tata ruang harus memperhatikan peta rawan bencana.
  • 2. Pelibatan akademisi, pakar-pakar kebencanaan untuk meneliti, melihat, mengkaji, titik mana yang sangat rawan bencana harus dilakukan secara masif.
  • 3. Jika terjadi bencana, maka otomatis Gubernur akan menjadi Komandan Satgas Darurat bersama Pangdam dan Kapolda menjadi Wakil Komandan Satgas.
  • 4. Pembangunan sistem peringatan dini yang terpadu berbasiskan rekomendasi dari Pakar harus dipakai, termasuk hingga ke Level Daerah.
  • 5. Lakukan edukasi bencana.
  • 6. Lakukan simulasi latihan penanganan bencana secara berkala dan teratur untuk mengingatkan masyarakat agar siap menghadapi bencana.
  • Penanggulangan bencana membutuhkan kepemimpinan dan komitmen yang kuat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Pada saat tanggap darurat termasuk upaya-upaya di bidang pencegahan, mitigasi, dan juga kesiapsiagaan. Seorang pemimpin harus segera hadir di tengah masyarakat untuk memberi semangat dan meningkatkan rasa optimis bahwa kita mampu keluar dari kesulitan yang saat ini sedang dihadapi. Untuk itu sangat penting bagi kita semua mengikuti kursus online BNPB 102 Menuju Indonesia Tangguh Bencana agar kita semua mampu bertindak cepat dan tepat melindungi masyarakat untuk mengurangi kerugian jiwa dan kerugian harta benda.

    Kenali ancamannya, siapkan strateginya, ketahui masalahnya, carikan solusinya agar keluarga Indonesia Tangguh bencana Kita jaga alam dan alam jaga Kita. Siap untuk selamat dan salam tangguh!!!

    Mengapa Anda Perlu Mengikuti Kursus Ini

    Kursus ini dapat memberi pengetahuan kepada setiap pemimpin daerah baik dari kalangan Sipil, Militer, Polri, dan lainnya dalam kebijakan penanganan darurat bencana, prosedur tetap penanganan darurat bencana dan kiat-kiat kepemimpinan dalam situasi krisis darurat bencana. Terdapat forum diskusi pada kursus ini. Siswa dapat memberikan tanggapan maupun pertanyaan pada forum diskusi tersebut. Silahkan ajak rekan yang lain untuk aktif dalam forum diskusi. Selamat mengikuti kursus.

    Terdapat forum diskusi pada kursus ini. Siswa dapat memberikan tanggapan maupun pertanyaan pada forum diskusi tersebut. Silahkan ajak rekan yang lain untuk aktif dalam form diskusi.

    Selamat mengikuti kursus.

    Jadwal Kursus

    • Minggu 1

      Kebijakan dalam Penanganan Darurat Bencana

    • Minggu 2

      Tugas Pemimpin Daerah dalam Penanganan Darurat Bencana

    • Minggu 3

      Praktek Baik dalam Penanganan Darurat Bencana di Jawa Tengah dan Konawe Utara

    • Minggu 4

      Standar Operasi Penanganan Darurat Bencana

    Instruktur Kursus

    Kursus ini dikoordinir oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Sc. Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB dan didukung oleh 5 instruktur lainnya, yaitu:

    1. Ir. Dody Ruswandi, M.S.C.E.

    2. Lilik Kurniawan, S.T., M.Si.

    3. Jarwansah, S.Pd., M.AP., M.M.

    4. H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP.

    5. Dr. Ir. Ruksamin, M.Si.

    Berikut profil mereka selengkapnya:


    Ir. Dody Ruswandi, M.S.C.E.

    Plt. Deputi 2

    Dody Ruswandi menempuh pendidikan S1 di Teknik Sipil ITB pada tahun 1979 sd 1985 dan S2 di Teknik Sipil di University of Wisconsin-Madison pada tahun 1993 sd 1995. Sebelum bekerja di BNPB, beliau memulai karir di Kementerian Pekerjaan Umum dan menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Barat, kemudian pindah ke BNPB sebagai Direktur Tanggap Darurat, kemudian menjadi Deputi Bidang Penanganan Darurat, Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, dan Sekretaris Utama BNPB. Sejak Oktober 2019 beliau menjadi Widyaiswara Ahli Utama di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana dan juga menjadi Pelaksana Tugas Deputi Bidang Penanganan Darurat.

    Instructor

    Lilik Kurniawan, S.T., M.Si.

    Deputi 1

    Lahir di Yogyakarta tahun 1971, lulusan Sarjana Teknik Geodesi UGM dan Magister Ilmu Geografi UI. Mulai bekerja di BPPT tahun 1996 dan menjadi Peneliti Madya Bidang Mitigasi Bencana. Mulai 2009 bekerja di BNPB, kemudian menjadi Direktur Pengurangan Risiko Bencana, Direktur Pemberdayaan Masyarakat, dan saat ini menjadi Deputi Bidang Pencegahan. Beberapa buku yang telah dihasilkan: IPTEK sebagai Salah Satu Azas dalam Penanggulangan Bencana dan Indonesia diantara Berkah dan Musibah (diterbitkan Kemenristek), Indeks Rawan Bencana Indonesia 2011, Disaster Risk Assessment for Disaster Management Plan 2012, National Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2013 dan Indeks Risiko Bencana Indonesia 2013 (diterbitkan oleh BNPB).

    Instructor

    Jarwansah, S.Pd., M.AP., M.M.

    Direktur Bantuan Darurat

    Lahir di Banda Aceh tahun 1970, lulusan Sarjana FKIP UNSYIAH dan Magister Administrasi Publik Universitas Medan Area dan Magister Manajemen STIE Ganesha Jakarta. Pada awalnya berkarir sebagai Guru SMEAN Kutacane, Kabag di Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Kepala Bappeda Aceh Tenggara, Kepala Pelaksana BPBD Aceh dan kemudian pindah ke BNPB sebagai Kasubdit Bantuan Kesehatan dan Air Bersih, dan saat ini menjabat sebagai Direktur Bantuan Darurat.

    Instructor

    H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP.

    Gubernur Jawa Tengah

    Lahir di Karanganyar, Jawa Tengah tahun 1968, lulusan S1 Fakultas Hukum UGM dan Magister Ilmu Politik UI Jakarta. Setelah lulus bekerja di konsultan HRD, kemudian berkarier di bidang politik dan menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dan 2009-2013. Sejak 2013 sd 2018 menjadi Gubernur Jawa Tengah dan pada tahun 2018 terpilih kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah untuk 5 tahun ke depan. Saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA).

    Instructor

    Dr. Ir. Ruksamin, M.Si.

    Bupati Konawe Utara

    Putra asli Konawe Utara yang lahir pada tahun 1970, menempuh pendidikan S1 Teknik Kidi Universitas Muslim Indonesia Makassar tahun 1997, kemudian tahun 2010 lulus pasca sarjana (S2) jurusan Ilmu Manajemen di Universitas Haluoleo, dan lulus program Doktor (S3) jurusan Administrasi Publik Universitas Semarang pada tahun 2015. Pernah menjadi guru SMA Nasional Wawotobi dan kemudian berkarir di bidang politik menjadi anggota DPRD Kabupaten Kendari pada tahun 2004 hingga 2007. Setelah Kabupaten Konawe Utara mekar tahun 2007 dari Kabupaten Konawe sebagai kabupaten induk, beliau menjabat Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara periode 2007 sampai 2009. Setelah itu, tahun 2009 hingga 2010 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara. Dan kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Konawe Utara pada 2011 hingga 2016. Jabatan saat ini adalah sebagai Bupati Konawe Utara.


    Enroll