Skip to main content

Disaster Management UniversitasIndonesia

  1. Course Number

    UI203
  2. Classes Start

    Jul 17, 2017
  3. Classes End

    Aug 20, 2017
  4. Estimated Effort

    1 jam/minggu

Tentang Kursus

Indonesia berada di daerah rawan bencana, hal ini dipengaruhi oleh faktor geografis dan juga faktor manusia. Faktor geografis seperti letak Indonesia yang berada di daerah ring of fire dan juga berada di antara 3 lempeng tektonik menyebabkan potensi terjadinya bencana gempa bumi erupsi gunung berapi, dan tsunami cukup tinggi. Selain itu faktor kelalaian serta ketidakpedulian manusia juga dapat menyebabkan terjadinya beberapa jenis bencana seperti kebakaran dan banjir.

Pada kursus ini, setiap siswa IndonesiaX akan dibekali mengenai pengetahuan dari masing-masing jenis bencana, bagaimana cara untuk menghadapi setiap jenis bencana (dari bencana alam sampai dengan bencana non-alam), dampak apa yang bisa terjadi pada korban, sampai dengan hal yang dapat dilakukan untuk mengelola bencana secara komprehensif dari sebelum terjadinya bencana, saat respon bencana sampai dengan pasca bencana.

Selain itu Siswa IndonesiaX dapat mempelajari mengenai keterampilan dalam penanganan korban bencana, seperti melakukan triage, mengangkat dan memindahkan korban, penyelamatan korban secara vertikal seperti pada kasus tertimpa reruntuhan akibat gempa, dan masih banyak lagi.

Tujuan Kursus

Melalui kursus ini, Siswa IndonesiaX diharapkan mendapatkan pengetahuan dan life skills dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi di daerahnya masing-masing.

Topik Kursus

  • Minggu 1: Pendahuluan Manajemen Bencana
  • Minggu 2: Manajemen Bencana, Tanggap Darurat dan Business Continuity Management
  • Minggu 3: Mitigasi Bencana
  • Minggu 4: Tindakan Pertolongan Pertama dan Penyelamatan Korban Bencana
  • Profil Instruktur


    Course Staff Image #1

    Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D.

    Fatma Lestari menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia pada tahun 1993, S2 di fakultas yang sama pada tahun 1997, dan program doktoral di School of Risk dan Safety Science, University of New South Wales (UNSW), Australia pada tahun 2006. Sejak ditetapkan sebagai guru besar pada tahun 2014, beliau adalah profesor pertama di bidang keselamatan dan kesehatan kerja dari Universitas Indonesia.

    Saat ini beliau merupakan dosen program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Ketua Modul Pengelolaan Bencana Rumpun Ilmu Kesehatan UI tahun 2016, Penasihat Disaster Research dan Response Center (DRRC) Universitas Indonesia, dan juga Ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) Universitas Indonesia.

    Fatma merupakan Ketua Disaster Research & Response Centre (DRRC) UI, pendidikan S3 Safety dari School of Safety & Risk, UNSW, Sydney, Australia. Ia memiliki pengalaman dalam mengkoordinir relawan UI Peduli Bencana banjir Jakarta (2015), Kebakaran Hutan Riau (2015), Banjir Garut (2016). Ia berperan aktif dalam Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana (PT PRB) Indonesia, mewakili UI pada 3rd UN World Conference on Disaster Risk Reduction, Sendai-Japan (2015), mewakili UI pada UNISDR (UN Office for Disaster Risk Reduction) Science & Technology Conference (2016) di Geneva, berpartisipasi aktif ada APRU (Association of Pasific Rim Universities) International Workshop Building Disaster Resistant Universities di Tohoku University, Jepang (2016), mengunjungi bangunan untuk Shelter & evakuasi Tsunami serta bendungan penyangga Tsunami di Sendai, Jepang (2016). Fatma juga menjadi Koordinator Tim Modul Pengelolaan Bencana Rumpun Ilmu Kesehatan UI.


    Course Staff Image #1

    Dr. Arry Yanuar, M.Si., Apt.

    Arry Yanuar adalah seorang associate professor di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia. Setelah menempuh pendidikan S1 dan pendidikan profesi dari Universitas Indonesia pada tahun 1990, beliau melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada. Dan pada tahun 2006, beliau menyelesaikan program doktoral dengan jurusan structural biochemistry dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang.

    Fokus penelitan beliau adalah penemuan molekul aktif dari alam Indonesia, pengembangan pusat data untuk produk alami dan sintetik, dan juga pengembangan desain obat-obatan menggunakan bantuan komputer dengan menggunakan teknik molecular modeling.


    Course Staff Image #1

    Renti Mahkota, SKM, M.Epid.

    Renti Mahkota merupakan dosen departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan dosen Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) Universitas Indonesia. Pengelolaan bencana adalah salah satu mata kuliah yang beliau diajarkan di RIK. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia pada tahun 1997 dan pendidikan S2 dari Program Studi Epidemiologi FKM UI pada tahun 2002.

    Selain menjadi dosen, beliau merupakan Sekretaris Program Studi S2 Epidemiologi FKM UI dan Sekretaris dari Pusat Riset Epidemiologi dan Surveilans FKM UI dengan salah satu penelitian kerjasama dgn UNICEF yaitu mengenai kesehatan dan kematian bayi dan balita pada 4 wilayah termiskin di Indonesia.

    Selama tahun 2007-2008, Renti Mahkota menjadi Peneliti MICRODIS (Integrated Health, Social and Economic Impacts of Extreme Events: Evidence, Methods and Tools) bekerja sama dengan CRED (Centre for Research on the Epidemiology of Disasters). Pada tahun 2009, bersama dengan mahasiswa S2 FETP FKM UI, beliau melakukan kajian terkait banjir Situ Gintung dan juga melaksanakan riset tentang gempa bumi di Padang pada tahun 2010.


    Course Staff Image #1

    Rezi Riadhi Syahdi, M. Farm

    Rezi Riadhi merupakan instruktur paling muda dalam kelas Disaster Management. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dari program studi Farmasi Universitas Indonesia pada tahun 2010, beliau menyelesaikan pendidikan magister dengan program studi yang sama dan dari universitas yang sama pada tahun 2012. Selain menjadi peneliti dan staf pengajar di Fakultas Farmasi UI, saat ini beliau juga dipercaya sebagai Koordinator Kemahasiswaan Fakultas Farmasi UI.

    Rezi memulai aktivitas penanganan bencananya sejak mahasiswa. Dia menjadi koordinator pengelolaan bencana untuk ikatan senat mahasiswa farmasi seluruh indonesia (Ismafarsi) wilayah Jakarta Bogor Depok Lampung dan Tanggerang (Jabodelata). Rezi membantu mengatur pergerakan mahasiswa farmasi yang akan turun sebagai bagian tanggap bencana atau pemulihan, baik di wilayah jabodelata maupun koordinasi dengan wilayah lain. Saat menjabat, ia menjadi relawan untuk banjir besar Jakarta dan gempa Tasikmalaya.


    Course Staff Image #1

    Dr. Riyadh Firdaus, Sp.AN

    Riyadh Firdaus menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Indonesia pada tahun 2001 dan mendapatkan gelar spesialisas Anestesiologi dari Universitas Indonesia pada tahun 2007. Beliau menjadi Ketua Modul Pengelolaan Bencana Rumpun Ilmu Kesehatan UI pada tahun 2014 dan pernah menjadi anggota Disaster Relief Team di beberapa kejadian bencana seperti di Yogyakarta (2005), Cina (2008), Padang (2009), dan Haiti (2010).

    Selain menjadi Staf Pengajar di Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUI-RSCM, saat ini beliau merupakan anggota DRRC (Disaster Research & Response Center) UI dan Pendiri Center for Resuscitation, Emergency and Disaster Studies (CREDS).


    Course Staff Image #1

    Tuti Herawati, S.Kp., M.N.

    Tuti Herawati menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ilmu Keperawatan UI pada tahun 1998 dan pendidikan S2 dari University of Technology Sydney pada tahun 2007. Publikasi dan penelitian beliau memiliki tema terkait keselamatan pasien (patient safety) dan juga peran perawat dalam penanganan bencana.


    PROFIL ASISTEN PENGAJAR


    Course Staff Image #1

    Nida Hanifah Nasir, SKM

    Nida Hanifah Nasir atau yang akrab disapa Nida menyelesaikan pendidikan diploma Kesehatan Lingkungan dari Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan RI Jakarta II pada tahun 2012. Kemudian melanjutkan pendidikan S1 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan lulus pada tahun 2015. Saat ini Nida bekerja sebagai asisten coordinator di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) Universitas Indonesia.


    Course Staff Image #1

    Norman Gultom, SKM

    Norman menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia pada tahun 2013 dan program 132-hour Occupational Safety and Health Professional dari OSHA Academy pada tahun 2015. Setelah sempat bergabung sebagai safety analyst di industri aviasi, saat ini Norman aktif di salah satu pusat kajian FKM UI dan juga melakukan beberapa studi mandiri terkait road safety dan juga public safety.


    Enroll