Skip to main content

Tentang IndonesiaX

IndonesiaX

IndonesiaX merupakan organisasi non-profit yang menawarkan platform Massive Open Online Course (MOOC). IndonesiaX menawarkan berbagai topik program studi online menarik dari dosen perguruan tinggi terbaik serta manajemen eksekutif perusahaan ternama baik di dalam maupun luar negeri.

IndonesiaX adalah suatu inisiatif yang terfokus pada pengembangan edukasi dan pelatihan online berkualitas tinggi di Indonesia. Tujuan kami ialah untuk memperluas akses masyarakat kepada pendidikan dan keterampilan hidup yang berkualitas melalui sebuah platform kursus online terbuka secara besar-besaran atau massive open online course (MOOC) dengan perangkat sistem manajemen belajar atau learning management system (LMS) tercanggih. LMS kami didesain khusus untuk masyarakat Indonesia dan disajikan dalam bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengaktualisasikan visi Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan akses masyarakat kepada pelatihan bersertifikat dan pendidikan terbaik.

Dewan Manajemen

  • persons-img

    Lucyanna Pandjaitan, CFP®

    Presiden Direktur & CEO

    Komitmen yang kuat di bidang pendidikan dan sosial mendorong Lucy untuk aktif di IndonesiaX sejak berdiri tahun 2015. Dengan pengalaman sebagai eksekutif di berbagai industri termasuk multilateral development bank ADB di Manila selama 8 tahun, Rabobank International, perusahaan asuransi jiwa AIG/AIA Life dan perusahaan pelopor pembangunan kota mandiri dan pembangunan terpadu Lippo Karawaci dan Paramount Enterprise, Lucy bercita-cita untuk mewujudkan visi Paramount Enterprise untuk memperkaya kehidupan bangsa melalui kursus online IndonesiaX. Lucy kini juga aktif sebagai Presiden Komisaris di Koperasi Mitra Dhuafa yang bergerak di bidang pengentasan kemiskinan melalui perempuan dan Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit & Resiko di perusahaan asuransi jiwa Zurich Topas Life. Lulusan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1983 ini bergabung dengan Paramount Enterprise sebagai Senior Advisor tahun 2013.

  • persons-img

    Dean Jay Mathew

    Direktur & COO

    Merupakan warga negara Inggris kelahiran Cape Town, Afrika Selatan. Antusiasme yang besar di bidang pengembangan sosial dan MOOC telah mendorong beliau menjadi Direktur & COO IndonesiaX sejak 2015. Sebelumnya, Dean bekerja untuk partai Democratic Alliance, Afrika Selatan dan memperoleh gelar sarjana di bidang Sport Science dari Stellenbosch University, Afrika Selatan. Beliau memiliki pengalaman panjang di bidang olahraga sebagai atlet rugby di Inggris dan Spanyol. Selain itu, Dean juga pernah menjadi project director untuk konten majalah internasional seperti TIME dimana tulisannya telah menjangkau 80 negara. Sejak Januari 2014, bergabung ke Paramount Enterprise sebagai advisor. Dean fasih berbicara dalam bahasa Inggris, Indonesia, Belanda, Spanyol, dan saat ini beliau sedang mempelajari bahasa Mandarin dan bahasa pemrograman Python.

Dewan Penasihat

  • persons-img

    Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA

    Ketua Dewan Penasehat

    Prof. Nuh menjabat sebagai Menteri Pendidikan Indonesia (2009-2014) setelah menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (2007-2009). Beliau aktif di dunia akademik dan pernah menjadi Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya (2003-2006). Pada tahun 2003, beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar ITS untuk bidang ilmu Digital Control System dengan spesialisasi Sistem Rekayasa Biomedika. Beliau lulus dari Jurusan Elektro ITS (1983) dan menempuh magister dan pendidikan doktoral di Universite Montpellier II Sciences et Techniques du Languedoc di Prancis.

  • persons-img

    Prof. Rhenald Kasali, Ph.D

    Wakil Ketua Dewan

    Prof. Rhenald dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2009. Di samping sebagai akademisi, beliau adalah praktisi bisnis yang sukses dengan institusi pelatihan Rumah Perubahan yang didirikannya tahun 2007. Beliau pernah menjadi Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi UI. Selain mengajar di Universitas Indonesia Prof. Rhenald juga menjadi dosen terbang di Program Magister Manajemen Universitas Sam Ratulangi, Universitas Tanjung Pura, Universitas Udayana, dan Universitas Lampung. Beliau memperoleh gelar Ph.D dari University of Illinois.

  • persons-img

    Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met

    Prof. Anis adalah lulusan Fakultas Teknik jurusan metalurgi Universitas Indonesia (1983) yang memperoleh gelar master dan doktor di bidang yang sama dari School of Materials, University of Sheffield, Inggris. Beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar Metalurgi Las pada tahun 2013 dan mulai tahun 2014 menjabat sebagai Rektor Universitas Indonesia, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor periode 2007 – 2012 dan Pejabat Rektor UI tahun 2013 – 2014.

  • persons-img

    Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA

    Prof. Kadarsah memperoleh gelar Ph.D dari Universite d’Aix-Marseille III, Perancis (1992), Diplome d’etudes Approfondies (DEA) dari Ecole Centrale Paris, Perancis (1988), dan Insinyur dari Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (1986). Sejak Desember 2014 lalu, Prof. Kadarsah menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung periode 2014-2019. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB.

  • persons-img

    Ito Warsito

    Bapak Ito Warsito menjabat Presiden Direktur Bursa Efek Indonesia (2009-2015). Beliau menempuh pendidikan di Jurusan Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (1989) dan memperoleh gelar MBA dari Harvard Business School (1994). Sejak tahun 1990 berkarir di Kementerian Keuangan dan dari tahun 1994-2001 bekerja sebagai Staf di PT Danareksa Sekuritas. Bapak Ito Warsito kemudian bergabung ke PT Bahana Securities sebagai Chief Financial Officer sebelum diangkat menjadi Direktur Utama di perusahaan tersebut (2003-2009).

  • persons-img

    Wishnutama Kusubandio

    Bapak Wishnutama adalah salah satu pendiri dan CEO PT Net Mediatama Televisi (NET TV) sejak 2013. Wishnutama menyelesaikan studi komunikasi di Mount Ida College, Boston, namun mengakui banyak mendapat pengetahuan tentang industri TV dari Emerson College. Ia memulai karir dari bawah dengan menjadi Production Assistant di New England Cable News for U.S dan Assistant Director for On Air Promotion di WHDH TV di Boston. Ia juga belajar tentang disiplin dan semangat ‘esprit de corps’ ketika kuliah di Military College of Vermont, Norwich University. Tahun 1994 ia memutuskan kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai Supervisor for On Air Promotion di Indosiar. Setahun kemudian, ia kembali ke divisi produksi dan bertanggung jawab sebagai Producer Director. Karirnya berkembang pesat menjadi Executive Producer for News and Production dan Production Manager. Tahun 2001, beliau memutuskan pindah ke TRANS TV dan menjadi Head of Production Division. Dalam tiga tahun ia berhasil mendapatkan posisi sebagai Operational Director dan setahun kemudian menjadi Deputy Director. Ketika Para Group memutuskan mengambil mayoritas saham TV7 tahun 2006, ia dipilih menjadi President TV7 yang saat ini menjadi TRANS7. Dua tahun kemudian, ia juga dipilih menjadi President TRANS TV.

  • persons-img

    Budianto Andreas Nawawi

    Bapak Andreas Nawawi adalah Direktur Paramount Enterprise sejak 2013. Beliau sangat berpengalaman dalam bidang marketing dan manajemen, serta telah menulis beberapa buku populer. Sebelum bergabung dengan Paramount Enterprise, Bapak Andreas pernah menjadi Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk dan Wakil Presiden Direktur PT Sentul City Tbk (2009-2012). Beliau juga pengusaha yang handal dan merupakan pendiri RS Harapan Keluarga tahun 2004, Marco Delapina Property tahun 2011. Bapak Andreas memiliki komitmen kuat dalam membentuk pribadi anak muda agar berjiwa entrepreneur dan hal ini dilakukannya melalui Komunitas NurKhazanah. Beliau merupakan lulusan Swiss Mechanical Polytechnic dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mendapatkan gelar Master of Arts di bidang Kepemimpinan dari Calvary Institute, Jakarta.

  • persons-img

    Prof. Iwan J Azis

    Prof. Iwan J. Azis adalah warga negara Indonesia yang mengajar di Universitas Cornell di Ithaca, New York, dan juga mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (FEB-UI). Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, sebelum menerima gelar MSc (1982) dan PhD (1983) dari Universitas Cornell. Minat penelitiannya terfokus pada keterkaitan antara nexus makro-keuangan-perdagangan dengan keadaan ekonomi-sosial masyarakat. Prof. Iwan pernah bekerja di beberapa organisasi internasional dan universitas terkemuka di beberapa negara, dan memberi kesaksian tentang krisis Asia di berbagai forum internasional termasuk di Kongres AS. Selain mengajar, Prof. Iwan juga pernah menjabat sebagai direktur studi pascasarjana program Ilmu Regional di Universitas Cornell. Pada tahun 2006, beliau menerima penghargaan Distinguished Scholar untuk bidang Ilmu Regional, Ekonomi Keuangan, dan Economic Modeling.

  • persons-img

    Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D.

    Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D. memperoleh gelar Doctor of Philosophy bidang Adult Education dari University of British Columbia, Vancouver, Canada. Karirnya di Universitas Terbuka (UT) diawali dengan menjadi Kepala Pusat Studi Indonesia di Lembaga Penelitian UT tahun 1996. Tahun 2001-2009, Prof. Tian dipercaya menjadi Pembantu Rektor I UT untuk dua periode. Saat ini, Prof. Tian menduduki jabatan Rektor UT untuk periode ke dua hingga 2017. Kiprah di level global, diawalinya dengan menduduki jabatan Sekretaris Jenderal the Asian Association of Open Universities (AAOU) pada 2007-2009 dan dilanjutkan 2009-2010 sebagai President AAOU. Prof. Tian sempat menjadi anggota the Election Committee (2007-2009) dan Executive Committee the International Council for Open and Distance Education (ICDE). Puncaknya, pada 2012-2015, Prof. Tian menduduki posisi sebagai Presiden ICDE.

  • persons-img

    Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr

    Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad merupakan guru besar bidang Clinical Biochemistry pada Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Kini beliau menjabat sebagai Rektor Universitas Padjadjaran. Prof. Tri menyelesaikan studi doktoralnya di Institut of Clinical Biochemistry, School of Medicine, University of Bonn, Jeman, pada 1995. Ia juga mengikuti International Fellowship in Medical Education – Educational Commission for Foreign Medical Graduate, Amerika Serikat pada 1999 – 2000 dan International Dean’s Course, German Academic Exchange Service-Fachochschule Osnabrueck- German Rector’s Conference-Central for Higher Education Development, Osnabrueck-Berlin, 2010. Di bidang pengabdian pada masyarakat, Prof. Tri aktif mengikuti berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan. Beliau dipercaya menjadi anggota Penilai (Reviewer) Program Hibah Kompetitif DPT-Dikti sejak 2005 dan Supervisor Program Pencegahan HIV AIDS di kalangan Anak dan Remaja (Program Hidup Sehat Bersama Sahabat, yang disingkat Hebat). Selain aktif menjadi peneliti, Prof. Tri juga sering menjadi pembicara pada seminar nasional maupun internasional.